Naratoday.com – KH. Abbas mengajak umat Islam khususnya, dan masyarakat Indonesia pada umumnya, untuk merawat bangsa sebagai warisan luhur para leluhur.
Ia menekankan, keberagaman suku, adat, budaya, hingga agama merupakan anugerah Allah SWT yang harus dijaga sebagai sumber kekuatan bangsa.
“Marilah kita rawat perbedaan ini, baik agama, budaya, seni, maupun suku. Semua itu adalah kehendak Allah SWT. Kita sebagai manusia berkewajiban menjaga pergaulan dengan akhlak yang baik tanpa harus memandang agama atau suku,” ujarnya.
Ia menegaskan, nilai Bhinneka Tunggal Ika adalah warisan bangsa yang harus terus dijaga. Perbedaan, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk saling membeda-bedakan.
“Kita tetap harus bersatu sebagai bangsa dan bernegara. Itu solusi kehidupan berbangsa yang sudah melalui proses sejarah panjang,” tambahnya.
KH. Abbas juga menekankan pentingnya menjaga institusi bangsa, mulai dari pemerintah hingga aparat keamanan.
Ia mengingatkan agar masyarakat menghormati presiden terpilih, siapapun orangnya, karena merupakan hasil pilihan mayoritas rakyat melalui pemilu.
“Boleh mengkritik pemerintah, boleh mengkritik presiden, tapi jangan menjatuhkan harga dirinya. Pemimpin negara harus kita jaga kehormatannya. Demikian pula institusi seperti TNI dan Polri, itu bagian integral negara yang tidak boleh dipisahkan,” tegasnya.
Mengakhiri pesannya, KH. Abbas mengimbau seluruh rakyat Indonesia untuk tidak mudah terprovokasi. “Mari kita rawat bangsa ini dengan persatuan dan akhlak yang baik,” pungkasnya.***












